winter's end

kicau burung pagi tadi seakan berkata,
selamat tinggal putih yang dingin,
yang kejam,
yang membawa dingin menusuk tulang
selamat datang hijau yang hangat,
selamat datang kehidupan yang baru,
dimana kuncup 'kan bersemi


ya, musim dingin telah berlalu meski dingin dan saljunya kadang masih sesekali mampir, diganti hijaunya musim semi. musim yang hijau, dipenuhi kehidupan baru yang sebelumnya "mati" oleh si putih yang dingin namun menawan hati meskipun telah berlalu, namun pesonanya masih memikat hati. apalagi bagi pemuda dari negara iklim tropis Indonesia seperti saya ini. meskipun kadang sering menderita kedinginan sepanjang hari, menggunjingkan salju yang turun sesuka hati, mengutuk "ayas" (angin musim dingin) yang menambah dingin musim ini. namun musim dingin ini sangat berkesan bagi saya. inilah pengalaman pertama saya tinggal di musim dingin dengan salju yang cantik namun dingin. pertama kali melihat hujan salju setelah lebih dari 17 tahun hanya merasakan hujan air. pertama kalinya kedinginan sampai menusuk tulang, pertama kalinya bermain bola salju, semua serba pertama kali di winter ini sebuah kenangan yang mengesankan tersimpan bersama beberapa gambar ini




Comments

Popular posts from this blog

istanbul, autumn, and me (part 2)

ISCIU

Puisi tanpa rima