Cinta itu...
sebenarnya apa sih arti cinta itu?
dua pasang anak manusia berlainan jenis kelamin yang saling mengikat rasa dan menjalani satu hubungan pacaran kah?
atau ketika seorang gadis remaja dengan artis idolanya hingga dia tak pernah absen dalam satu pun konser artis idaman tersebut?
bisa juga berarti tak pernah absen untuk menonton laga sepakbola tim favorit di stadion utama meski harga tiketnya tidak bisa dibilang murah
arti cinta bagi tiap orang berbeda-beda, tergantung dalam kondisi apa ia atau mereka dalam mencintai
kalo menurutku,
cinta itu ketika pagi masih buta dan dingin belum beranjak pergi, ibu dengan hangatnya membangunkanku untuk segera melaksanakan sembahyang subuh. lalu beranjak ke dapur untuk membuatkan sarapan lalu menyiapkan seragam dan tas sekolah yang selalu saja lupa dimana aku menaruhnya kemarin sore.
cinta itu ketika kita baru pulang dari sekolah dengan seragam yang bahkan kain lap dapur pun lebih bersih daripada itu, lalu ibu marah karena seragam itu masih dipakai esok hari. namun sekejap ibu langsung mengambilnya dan mencuci agar seragam lekas kering dan bisa dipakai esok hari.
cinta itu dikala ibu sedang mencuci seragam sambil tak henti-hentinya menyuruh untuk makan siang yang selalu saja ku abaikan. sampai akhirnya selesai ibu menjemur seragam diambilkannya sepiring nasi lengkap dengan lauknya. memang dasr anak kecil aku pun tak segera memakannya lalu disuapilah oleh ibu hingga habis
cinta itu ketika sore hari dengan sabarnya ibu membujuk untuk pergi ke TPQ di masjid sebelah meski sudah kubilang aku tak ingin pergi karena menunggu acara kartun favoritku ditayangkan di stasiun televisi swasta nasional. lalu dengan janji akan dibelikan bakso akhirnya aku rela pergi ke TPQ meski disanapun bukan Iqro yang kubaca melainkan komik pinjaman dari teman.
cinta itu ketika usai pulang dari masjid sehabis belajar Iqra tak kutemui ibu di ruang tamu maupun di dapur, namun setelah dicari ternyata ibu sedang menyetrika seragam yang telah kering dijemur siang tadi, menyimpannya di lemari. lalu ketika menyadari keberadaanku ibu seketika bilang "oh sudah pulang le, itu bakso mu di meja udah ibu belikan tadi. buruan di maem sebelum dingin" lalu aku mengambil semangkok bakso dan membawanya ke depan meja televisi sambil menonton acara kartun yang masih tersisa
cinta itu ketika adzan maghrib berkumandang ibu mematikan televisi dan menyuruhku pergi ke masjid untuk sembahyang berjamaah disana. ketika pulang tak kutemui remote televisi yang ternyata disembunyikan ibu agar aku tidak bisa menonton kotak bergambar gerak itu lalu belajar di kamar walau ada rasa nggerundel di dalam hati "pasti habis ini ibu nonton sinetron kesukaannya" begitu pikirku. belajar juga tidak konsen karena aku berusaha menguping untuk memergoki bahwa ibu menyembunyikan remote agar hanya beliau yang bisa menonton televisi. namun tak kudengar suara apapun, ketika dengan alasan ke kamar kecil aku berjalan melewati ruang tamu televisi masih dalam keadaan mati. ah sial tak bisa menangkap basah ibu sedang menonton sinetron, begitu pikirku
cinta itu ketika dalam belajar aku mengantuk dan tertidur di meja belajar, kutemukan diriku sudah berada dikamar tidur dan berselimut. ternyata aku dibopong dari ruang belajar ke kamar tidur oleh ibu karena beliau tak tega membangunkanku yang sedang tertidur dengan pulasnya.
cinta itu ketika esok pagi terulang kejadian yang sama, namun ibu tetap sabar menghadapi anaknya yang tak kunjung tahu ini.
cinta itu IBU
.jpg)
Comments
Post a Comment