Baris Tanpa Koma
aku masih serpihan sisa malam yang lalu yang menawar agar siang telat hari ini mengarungi mimpi dari jiwa ke jiwa dari hati yang sedang luka menganga hingga sejatinya letih sudah menggapainya menenggelamkannyaa dalam sendirinya kulihat ia pagi ini masih seorang yang sama menyapa dalam bayang maya diseberangku dalam dunia maya yang nyata