Baris Tanpa Koma
aku masih serpihan sisa malam yang lalu
yang menawar agar siang telat hari ini
mengarungi mimpi dari jiwa ke jiwa
dari hati yang sedang luka
menganga
hingga sejatinya letih sudah menggapainya
menenggelamkannyaa dalam sendirinya
kulihat ia pagi ini
masih seorang yang sama
menyapa dalam bayang maya
diseberangku
dalam dunia maya yang nyata
yang menawar agar siang telat hari ini
mengarungi mimpi dari jiwa ke jiwa
dari hati yang sedang luka
menganga
hingga sejatinya letih sudah menggapainya
menenggelamkannyaa dalam sendirinya
kulihat ia pagi ini
masih seorang yang sama
menyapa dalam bayang maya
diseberangku
dalam dunia maya yang nyata
Comments
Post a Comment