Bilakah

Bilakah ku menjelma tetes-tetes embun
Bolehkah ku menetes ditepi jurang hatimu
Dan mengisi sampai ke palungnya
Menggenang hingga menenggelamkanmu dalam buaiannya

Bilakah ku menguap menjadi awan
Lalu ku turun menemuimu sebagai hujan
Sudikah kau membasahi dirimu denganku
Bersama menari seirama rintiknya
Dalam alunan nada rindu
Ataukah kamu tak tahan derasnya
Dan memilih berteduh ke rumah lain yang lebih hangat



Comments

Popular posts from this blog

istanbul, autumn, and me (part 2)

ISCIU

Puisi tanpa rima