Tentang Sejarah Kimia
Jadi kemarin itu ceritanya aku harus berjuang menembus hujan kota Istanbul yang sebenarnya gak deras-deras amat, cuma yaa dinginnya itu lho yang menusuk, apalagi belum ada tangan yang hangat untuk digenggam. Apalagi hari ini hanya ada 2 jam kuliah, tapi yaa demi menuntut ilmu badai pun gaakan mampu menghalangi ku untuk bolos kuliah. Singkatnya sampai ke kelas nii, di dalam kelas udah penuh sesak dengan 4 makhluk disana, ada ibu dosen dan 3 mahasiswa lainnya. Kalo ditambah, lengkap lah formasi power rangers ini. Hmm, kenapa hanya sedikit yang datang ke kelas ini ya, tanyaku dalam diam. Usut punya usut memang untuk mata kuliah ini, Sejarah Kimia, memang sedikit peminatnya. Karena mungkin menurut kebanyakan mahasiswa disini Sejarah Kimia tidak terlalu penting untuk nanti setelah lulus dan bekerja, toh hanya belajar sejarah yang udah lewat dan gak ada formula-formula baru yang berguna dimasa depan. Setidaknya itu yang kupahami dari apa yang disampaikan ibu dosen kala beliau memberikan sambutan sebelum kami memulai pelajaran ini dalam bahasa Turki. Memang ada benarnya juga sih apa yang dikatakan ibu dosen tersebut, toh udah lewat ngapain harus dipelajari lagi, ibaratnya udah jadi mantan tapi masih sering telpon-telponan buat apa? Ga perlu banget kan
Tapi itu menurut mereka yang ga ambil Sejarah Kimia lho yaa. Kalo aku sendiri kenapa milih mata kuliah ini karena aku ingin tahu asal-muasal dari ilmu yang sedang kupelajarin dan akan kupelajari selama beberapa tahun kedepan. Kalo boleh meminjam kata-kata dari pepatah, semoga gak dianggap plagiarisme dalam ilmu pengetahuan #halah, "tak kenal maka tak sayang". Untuk bisa mencintai Kimia aku harus mengenalnya lebih dalam lagi, dan untuk itu aku harus mau belajar tentang sejarahnya juga. Yaa gini deh, biar tambah deket sama gebetan kita harus tahu masa lalu gebetan kita, gimana mantan-mantannya, kecilnya suka ngompol atau enggak dll. Makanya aku ambil lah Sejarah Kimia dalam daftar mata kuliah semester ini. Aku ingin tahu kapan ia lahir, dimana, siapa kah orang tuanya, dan bagaimana dia bisanyusahin sebesar sekarang ini.
Kembali lagi ke ibu dosen di depan kelas yang sedang mengucap mantra-mantra dalam bahasa Turki. Oke beliau tidak sedang bermantra, hanya saja sejenak fokus ku hilang, jadinya ada beberapa bahasan yang kabur dari tangkapanku, jika sudah begini sulit untuk memahami setidaknya sampai 5 kalimat kedepan, duh ini susahnya belajar pake bahasaalien asing.
Beberapa materi yang sempat ku tangkap dari ibu dosen antara lain sbb:
1. Bahwa sejarah dapat diketahui dari ditemukannya peninggalan berupa gambar maupun tulisan, dan oleh dapat diidentifikasi dengan mudah ketika ia berbentuk tulisan. Dengan menulis berarti kita meninggalkan sejarah. Tanpa menulis kita tak bisa dikenal. Maka dari itu menulis penting sekali dalam kehidupan. Hmm, ibu dosennya gak cuma memberi pelajaran sejarah, tetapi juga memotifasi untuk menulis, mantep buk!
2. Sejarah awal kimia dimulai dengan penemuan api oleh manusia terdahulu, karena salah satu reaksi kimia terjadi dengan adanya penambahan atau pengurangan kalor/panas. Dan api adalah sumber panas yang paling penting kala itu, selain matahari. Semua reaksi kimia sederhana dapat dilakukan dengan bantuan api, misalnya memasak, juga untuk menghangatkan diri kala dingin, juga mengusir hewan buas.
3. Emas pernah disimbolkan dengan matahari, perak disimbolkan bulan, besi disimbolkan planet mars. Semuanya berkaitan dengan mitologi Romawi dan Yunani.
4. Ada kaitan antara ilmu pengetahuan dan Seni, yaitu mengambil manfaat dari alam untuk diaplikasikan untuk kemahaslatan manusia. Bedanya Ilmu pengetahuan menggunakan logika, sedang seni memakai perasaan/emosi. Mirip kayak pria dan wanita.
Tapi itu menurut mereka yang ga ambil Sejarah Kimia lho yaa. Kalo aku sendiri kenapa milih mata kuliah ini karena aku ingin tahu asal-muasal dari ilmu yang sedang kupelajarin dan akan kupelajari selama beberapa tahun kedepan. Kalo boleh meminjam kata-kata dari pepatah, semoga gak dianggap plagiarisme dalam ilmu pengetahuan #halah, "tak kenal maka tak sayang". Untuk bisa mencintai Kimia aku harus mengenalnya lebih dalam lagi, dan untuk itu aku harus mau belajar tentang sejarahnya juga. Yaa gini deh, biar tambah deket sama gebetan kita harus tahu masa lalu gebetan kita, gimana mantan-mantannya, kecilnya suka ngompol atau enggak dll. Makanya aku ambil lah Sejarah Kimia dalam daftar mata kuliah semester ini. Aku ingin tahu kapan ia lahir, dimana, siapa kah orang tuanya, dan bagaimana dia bisa
Kembali lagi ke ibu dosen di depan kelas yang sedang mengucap mantra-mantra dalam bahasa Turki. Oke beliau tidak sedang bermantra, hanya saja sejenak fokus ku hilang, jadinya ada beberapa bahasan yang kabur dari tangkapanku, jika sudah begini sulit untuk memahami setidaknya sampai 5 kalimat kedepan, duh ini susahnya belajar pake bahasa
Beberapa materi yang sempat ku tangkap dari ibu dosen antara lain sbb:
1. Bahwa sejarah dapat diketahui dari ditemukannya peninggalan berupa gambar maupun tulisan, dan oleh dapat diidentifikasi dengan mudah ketika ia berbentuk tulisan. Dengan menulis berarti kita meninggalkan sejarah. Tanpa menulis kita tak bisa dikenal. Maka dari itu menulis penting sekali dalam kehidupan. Hmm, ibu dosennya gak cuma memberi pelajaran sejarah, tetapi juga memotifasi untuk menulis, mantep buk!
2. Sejarah awal kimia dimulai dengan penemuan api oleh manusia terdahulu, karena salah satu reaksi kimia terjadi dengan adanya penambahan atau pengurangan kalor/panas. Dan api adalah sumber panas yang paling penting kala itu, selain matahari. Semua reaksi kimia sederhana dapat dilakukan dengan bantuan api, misalnya memasak, juga untuk menghangatkan diri kala dingin, juga mengusir hewan buas.
3. Emas pernah disimbolkan dengan matahari, perak disimbolkan bulan, besi disimbolkan planet mars. Semuanya berkaitan dengan mitologi Romawi dan Yunani.
4. Ada kaitan antara ilmu pengetahuan dan Seni, yaitu mengambil manfaat dari alam untuk diaplikasikan untuk kemahaslatan manusia. Bedanya Ilmu pengetahuan menggunakan logika, sedang seni memakai perasaan/emosi. Mirip kayak pria dan wanita.
Comments
Post a Comment