Posts

Showing posts from February, 2014

Sadap Menyadap

Image
disini sadap disana sadap sadap menyadap biar makin sedap di timur sana bapak disadap tetangga di sini bapak disadap anak-anaknya anak-anak bapak yang iri tidak dapat jajan seperti anak yang disadap bapak juga salah hanya ngasih jajan satu anak padahal ia punya beribu anak coba bapak adil sama anak dia tidak akan tersadap sadap makin sedap kata bapak itu gossip murahan juga kata paman itu sadap hasil mengarang dan bapak memotong kabel telepon sadap bikin sarap anak-anak juga ikut sadap-sadapan tak boleh ikut ke pasar malam bertemu bapak tukang sulap yang bikin besi jadi pesawat anak-anak ribut sadap memang sedap lalu di rumah timur pakdhe juga menyadap dibawanya arit dan botol akua pakdhe nggak perlu telepon untuk menyadap dia pakai ilmu dalam dari dalam pohon ia sadap sadap sampai kering

Sajak Singkat Tentang Rindu

Hai apa kabar? Kabarnya aku rindu Kamu? Aku juga rindu Ternyata kita sama Dulu kita sama, bersama Iya Hanya iya? Iya begitu Ah, kau sama saja Iya, aku sama Juga rasa ini sama Iya Iya

Resensi Buku "Soğuk Kahve"

Image
Judul Buku                   : Soguk Kahve Pengarang                   : Ahmet Batman Penerbit                      : Destek Yayinlari Bahasa                        : Bahasa Turki Tahun Terbit                : 2013 Jumlah Halaman           : 224 halaman Harga                          : 15 TL “Belki kitabin ayni sayfasinda aglamissiz, iste bu haberimiz olmadigi halde dunyanin en guzel karsilasmasi olabilir"

Istanbul'da Sonbahar

Image
Musim gugur singgah di Istanbul Pepohonan mulai menguningkan daun-daunnya Hujan perlahan basahi jalan Bawa kesejukan hingga dingin menusuk tulang Minggu musim gugur, kala gerimis belum selesai Bisikkan senandung kalbu Dan pergi lagi Sisakan basahnya Tak lupa dingin yang melekat erat  Nikmati hujan musim gugur Dengan alunan teoman Berkisah indahnya konstantinopel modern Menjelma jadi kota metropolis Sarat dengan sejarah besarnya Dengan ramai insannya Sebait lagu tentang rindu Bukan rindu yang sendu Tak juga sampai kelabu Rindu yang menggebu Namun tak pilu Istanbul’da sonbahar Menemani cangkir çay Adalah kürabiye rasa jeruk Ditengah hujan Yang merindu pada tanah abu Ah, burda olsan çok güzel hala

El Veda

Image
lalu harus dibuang kemana rasa meluap di dalam ini ruang yang hampa semenjak elveda  semudah itu kah jalan keluar padahal lorong ini lebih rumit dari gang-gang kecil sirkeci-eminonu lalu aku merasa benteng-benteng topkapi  masih menang kokoh dari bendungan kegalauan kalbu disebelahnya ayasofya tak nampak lagi pesona indahnya senyap sepi  menjerit dalam bisu bak sisa-sisa mozaik yang melekat erat-erat di dinding kenangan istanbul tua bagai langit yang hendak digapai menara-menara  yang disambung adzan dari toa-nya masih tak bisa mendekat walau sejengkal hanya masih seperti gerimis kemarin sisakan genangan rindu kenangan yang tak kunjung kering dan kasih yang belum selesai